QMS Consulting

ISO 21001:2018, Educational organizations – Management systems for educational organizations – Requirements with guidance for use atau Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) merupakan standar sistem manajemen yang berdiri sendiri dan selaras dengan ISO 9001  (Sistem Manajemen Mutu) melalui penerapan High Level Structure (HLS). Fokus dari standar ini, terdapat pada interaksi spesifik antara lembaga pendidikan, peserta didik, pelanggan dan pihak terkait lainnya. Standar ini menyediakan alat manajemen umum untuk lembaga pendidikan yang bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran dan memenuhi kebutuhan dan harapan para pelanggan.

Bagi lembaga pendidikan yang akan menerapkan ISO 21001:2018, perlu memenuhi persyaratan yang terdapat pada ISO 21001:2018. Persyaratan-persyaratan tersebut mencakup klausul 4 – 10 yang terdapat pada ISO 21001:2018. Kali ini, kami akan memberikan pengetahuan mengenai pemenuhan persyaratan pada klausul 9 khususnya akan membahas mengenai Tinjauan Manajemen. Tinjauan manajemen merupakan bagian dari evaluasi kinerja dari SMOP. Tujuan dari Tinjauan Manajemen adalah agar manajemen puncak meninjau SMOP organisasi dan strategi, pada waktu terencana, sedikitnya sekali setahun, dan memutakhirkan untuk memastikan kesesuaian, kecukupan, keefektifannya berlanjut.

Ketika lembaga pendidikan melakukan tinjauan manajemen, ada pertimbangan yang harus diperhatikan seperti :

  1. Status tindakan dari tinjauan manajemen terdahulu,
  2. Perubahan isu internal dan eksternal yang relevan pada SMOP,
  3. Informasi kinerja dan keefektifan SMOP, termasuk tren dalam:
    • kepuasan pemelajar dan penerima manfaat lain dan umpan balik terkait persyaratan pemelajar dan penerima manfaat lain;
    • sejauh mana sasaran telah dipenuhi;
    • kinerja proses dan kesesuaian produk dan layanan;
    • ketidaksesuaian dan tindakan korektif;
    • hasil pemantauan dan pengukuran;
    • hasil audit;
    • kinerja penyedia eksternal;
    • hasil penilaian formatif dan sumatif;
  4. Sumber daya yang mencukupi
  5. Keefektifan tindakan yang diambil untuk menangani risiko dan peluang (lihat 6.1),
  6. Peluang peningkatan berkelanjutan,
  7. Umpan balik staf terkait aktivitas untuk meningkatkan kompetensinya.

Setelah dilakukan tinjauan manajemen, lembaga pendidikan akan mendapatkan keputusan terkait peluang peningkatan berkelanjutan, keperluan perubahan terhadap SMOP dan kebutuhan sumber daya. Hasil dari tinjauan manajemen kemudian disimpan dan didokumentasikan.

Informasi-informasi di atas tentunya bisa anda dapat lebih banyak dengan bergabung ke dalam Group Update Informasi ISO Standar – QMS Consulting. Bagi yang berminat bisa menekan link di bawah ini :
https://s.id/GroupInformasiISO

Categories: Artikel

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Ada Pertanyaan? Chat via WA disini